Sorong :(MHP.COM) Papua Barat Daya
Bumerang Kepala Suku atau Dewan Adat Suku Moi Maya, Amirudin Umalelen, dengan tegas meminta Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo SIK MAP, untuk segera memberantas praktik judi togel yang masih marak di Kota/ Kabupaten terjadi, khususnya di bulan suci Ramadan ini. Amirudin menyoroti dua bandar utama, yakni Hartono dan Agus cs, yang hingga kini masih beroperasi bebas.
Saat pernyataannya kepada wartawan pada Rabu (5/3/2025), Amirudin mengungkapkan kebingungannya atas belum adanya tindakan tegas dari Kapolda terhadap praktik perjudian tersebut. Menurutnya, meskipun sudah banyak keluhan dari masyarakat, aparat kepolisian seolah tidak berdaya untuk menghentikan peredaran judi togel yang semakin meresahkan.
“Judi Togel ini jelas-jelas merusak masyarakat. Banyak yang rela mencuri hanya demi membeli togel dengan uang seribu, dua ribu, bahkan sepuluh ribu rupiah. Ini dampaknya sangat besar,” ujar Amirudin di kantornya.
Selain itu, ia juga menyoroti dampak sosial yang ditimbulkan oleh perjudian ini. Menurutnya, banyak keluarga yang mengalami konflik akibat penghasilan yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan rumah tangga justru habis untuk membeli togel. Akibatnya, ketegangan dalam rumah tangga meningkat, bahkan tak jarang berujung pada kekerasan dalam keluarga.
“Kita ingin Papua Barat Daya ini menjadi provinsi yang maju, bukan semakin terpuruk karena perjudian. Jangan membawa kebiasaan buruk ke sini. Kami ingin belajar hal yang baik agar bisa berkembang seperti daerah lain di Indonesia,” lanjutnya.
Amirudin menegaskan bahwa tugas kepolisian dan pemerintah daerah adalah menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat. Ia pun meminta Gubernur Papua Barat Daya yang baru terpilih untuk ikut ambil bagian dalam upaya pemberantasan judi togel di wilayah ini.
Menurutnya, jika aparat keamanan terus membiarkan praktik perjudian berlangsung, maka dikhawatirkan masyarakat akan kehilangan kepercayaan terhadap penegakan hukum. “Jangan sampai kami berpikir bahwa ada oknum yang membekingi bisnis haram ini. Karena kalau hukum tidak ditegakkan, kepercayaan masyarakat bisa hilang,” ujarnya dengan tegas.
Lebih lanjut, Amirudin juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama melaporkan segala bentuk praktik perjudian kepada pihak berwenang. Ia berharap dengan adanya desakan dari masyarakat, Kapolda Papua Barat Daya dapat segera mengambil langkah konkret untuk memberantas jaringan judi togel ini.
“Jangan ada pembiaran. Kapolda harus segera bertindak! Tangkap Hartono dan Agus cs agar masyarakat bisa hidup dengan tenang, terutama di bulan Ramadan ini,” pungkasnya.
Dengan adanya desakan dari Dewan Adat Suku Moi Maya ini, masyarakat Papua Barat Daya kini menanti tindakan nyata dari pihak kepolisian dalam menumpas praktik judi togel yang sudah lama meresahkan.(hp.jlin.ika).