Medan – (mhp.com) Sumatera Utara
Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pakar dalam waktu dekat berencana akan menggelar aksi besar-besaran sebanyak 400 massa untuk menuntut Kapolda Sumatera Utara mencopot Kapolsek Patumbak.Tuntutan ini muncul setelah berlarut-larutnya penanganan kasus dugaan penganiayaan dan perusakan rumah yang dialami oleh keluarga Parman Simanjuntak.
Menurut laporan, keluarga Parman Simanjuntak menjadi korban penganiayaan dan rumahnya dirusak oleh sekelompok pelaku yang diduga kuat memiliki pengaruh di lingkungan tempat tinggal mereka. Akibat kejadian tersebut, kehidupan keluarga korban terganggu, termasuk akses jalan yang ditutup oleh pelaku sehingga aktivitas sekolah anak-anak dan pekerjaan keluarga menjadi sulit.
Kasus ini telah dilaporkan kepada Kapolsek Patumbak, Camat Patumbak, dan Kepala Desa Marindal II. Namun, LSM Pakar menilai bahwa aparat terkesan takut bertindak terhadap para pelaku yang dikenal sebagai pihak paling berpengaruh di daerah tersebut.
"Kapolsek Patumbak seharusnya menjadi pelindung masyarakat, tetapi justru laporan korban diabaikan karena faktor ekonomi. Ini tidak bisa dibiarkan," ujar Ketua Umum LSM Pakar, Atan Gantar Gultom.
LSM Pakar juga mengungkap adanya dugaan bahwa Kapolsek Patumbak hanya menangani kasus-kasus biasa saja tertentu berdasarkan kepentingan tertentu. Salah satu contohnya, menurut masyarakat, ada laporan pemukulan antar saudara yang langsung diproses setelah adanya dugaan pemberian uang kepada pihak kepolisian.
Saat ini, terdapat empat laporan yang diajukan oleh korban, yaitu:
1. Laporan penganiayaan Parman Simanjuntak ke Polsek Patumbak.
2. Laporan pengerusakan rumah Parman Simanjuntak ke Polsek Patumbak (dilaporkan oleh istri korban, Lastaida Maulina).
3. Laporan penganiayaan terhadap anak korban ke PPA Polres Medan oleh Lastaida Maulina.
4. Laporan penganiayaan terhadap Lastaida Maulina ke Polres Medan.
LSM Pakar mendesak agar Polrestabes Medan segera dan secepatnya bertindak tegas atas kasus ini dan menindak para pelaku sesuai hukum yang berlaku. Mereka juga berharap Kapolda Sumut segera mengevaluasi kinerja Kapolsek Patumbak dan segera mencopotnya dari jabatannya jika terbukti tidak becus dalam menangani aduan laporan masyarakat.
"Kapolres Medan harus sigap untuk menangani laporan ini. Kami percaya beliau adalah pemimpin yang tegas dan bijaksana. Kami juga mendoakan agar Kapolres Medan selalu sehat dan semangat dalam menegakkan keadilan," tambah Atan Gultom dalam konferensi persnya.
LSM Pakar menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga keadilan benar-benar ditegakkan dan keluarga korban mendapatkan haknya. Mereka juga berterima kasih kepada Kapolda Sumut atas perhatian yang
Selama ini selalu menanggapi Kompirmasi dan pengaduan dari keluarga besar Lsm Pakar dalam persoalan apapun.
untuk itu Lsm Pakar mengharapkan pak Kapoldasu tidak bosan - bosannya
atas keluhan Lsm Pakar
yang mana banyaknya berbagai persoalan yang di tangani lsm Pakar sejalan degan Perkembangan jaman ini.
Semoga pak Kapoldasu beserta keluarga sehat - selalu dan dilindungi Tuhan yg maha kuasa.amin
TIM DPW MEDIA CENTER LSM PAKAR SUMUT